Transaksi

Jalan Tol Dalam Kota Jakarta memberlakukan Transaksi Terbuka

Transaksi Terbuka, pengguna jalan langsung melakukan pembayaran di gerbang masuk

Jenis Pembayaran

Jalan tol Dalam Kota saat ini menggunakan transaksi tunai (cash) dan e-tollcard

Saat ini Gerbang Tol Cililitan telah mengoperasikan Jalur e-toll pass, yaitu jalur transaksi non-stop.

Gerbang Tol Transaksi

Dibawah ini adalah nama Gerbang Tol Transaksi di Jalan Tol Dalam Kota

Gerbang Tol Tujuan wilayah dan Asal Transaksi
Cililitan Gerbang Tol Barrier dari arah Jagorawi  
Halim Gerbang Tol Barrier dari arah Jakarta-Cikampek  
Tebet Wilayah Pancoran, Tebet  
Kuningan Jalan HR Rasuna Said, Gatot subroto,
Semanggi I Semanggi Arah Blok M, Semanggi arah Thamrin
Semanggi II Kartika Chandra
Senayan  Senayan, Taman Ria, TVRI  
Pejompongan  MPR, DPR, Tanah Abang  
Slipi Wilayah Slipi
Tomang Barrier Dari Jalan tol Jakarta-Tangerang   
Tanjung Duren Wilayah Grogol
Jelambar Wilayah Jelambar  
Angke  Wilayah Muara Angke, Jakarta Utara
Kapuk Barrier untuk pengguna dari Bandara/Kamal ke arah Jakarta
Cengkareng Bandara Soekarno Hatta

 alt

Jalan Tol Dalam Kota dan Sedyatmo merupakan jalan tol yang pertama kali mengimplementasikan pembayaran melalui kartu prabayar e-toll Card pada Januari 2009 lalu.

e-toll card yang dioperasikan bekerjasama dengan bank Mandiri merupakan terobosan baru dalam Sistem transaksi jalan tol yang cepat, nyaman dan aman. Untuk melengkapi penggunaan e-toll card ini, Jasa Marga telah mengoperasikan Gerbang khusus (dedicated) e-toll card di GT Cililitan, GT Kapuk dan Cengkareng

Khusus untuk Jalan tol Prof Dr. Ir. Sedyatmo perubahan terjadi pada sistem transaksi yang awalnya dilakukan 2 (dua) kali transaksi menjadi sekali transaksi pada September 2009