Jasa Marga Adakan Press Conference Terkait Pemberlakuan Penyesuaian Tarif di Ruas Jalan Tol Padaleunyi dan Cipularang

2/9/2018 5:53:04 PM
Berita

Dalam rangka mensosialisasikan penyesuaian tarif yang berlaku di dua ruas jalan tol, yakni Jalan Tol Padaleunyi (Padalarang-Cileunyi) dan Jalan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang), PT Jasa Marga (Persero) Tbk menggelar press conference pada Kamis 8 Februari 2018. Acara yang digelar di Ruang Transformasi 1 ini dihadiri Direktur Operasi II Subakti Syukur, Vice President Divisi Operation Management (DOM) Bagus Cahya AB, General Manager Cabang Purbaleunyi Reza Febriano, Corporate Secretary M. Agus Setiawan, AVP Corporate Communications Dwimawan Heru serta para awak media. 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Operasi II menginformasikan bahwa penyesuaian tarif tol di dua ruas ini mulai diberlakukan pada tanggal 15 Februari 2018 tepat pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tarif tol ini sesuai dengan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang diatur dalam Undang-Undang No. 38 tahun 2004 Pasal 48 ayat 3 tentang Jalan Tol.  

“Penyesuaian dan evaluasi tarif tol ini dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi. Tarif yang berlaku saat ini adalah tarif yang dikeluarkan oleh Kepmen tahun 2015 yang telah diperbaharui pada 7 Februari tahun 2018 baik untuk Jalan Tol Padalarang-Cileunyi dan Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang. Sementara itu, untuk laju inflasi disesuaikan dengan besaran inflasi periode Oktober 2015 hingga September 2017 di wilayah Bandung, yang merujuk pada Surat dari Plt. Direktur Statistik Harga No. B.278/BPS/6230/SHK/10/2017 tanggal 5 Oktober 2017, dimana untuk wilayah Bandung laju inflasi mencapai 6,30% dan penyesuaian tarif tol ini tidak terjadi di semua ruas tol akan tetapi hanya di beberapa ruas tol saja,” jelas Subakti Syukur. 

Untuk tarif tol awal sendiri dihitung berdasarkan kemampuan bayar pengguna jalan tol, besar keuntungan biaya operasi kendaraan, dan kelayakan investasi. Sedangkan perhitungan usulan tarif tol dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang kemudian dievaluasi oleh BPJT berdasarkan data inflasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) selama dua tahun terakhir.

Dalam menyesuaikan tarif tol pada kedua ruas jalan tol tersebut, Jasa Marga senantiasa meningkatkan pemenuhan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang meliputi, kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas keselamatan, unit pertolongan atau penyelamatan dan bantuan pelayanan, serta kebersihan lingkungan maupun kelaikan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP).

Sementara itu, untuk upaya perbaikan dan peningkatan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh Jasa Marga pada Ruas Padaleunyi dan Cipularang, di antaranya, dengan adanya penambahan lajur, peningkatan kapasitas dan layanan transaksi, peningkatan dan/atau penanganan kondisi sarana penunjang jalan tol, peningkatan layanan dan sarana prasarana lalu lintas, memberikan pelayanan informasi yang bersifat real time seperti Close Circuit Television (CCTV), Variable Message Sign (VMS), dan Remote Traffic Microwave System (RTMS).

Selain itu, Jasa Marga juga telah menambah dua gardu pada Gerbang Tol (GT) Buah Batu, penambahan lajur Ruas Buah Batu-Cileunyi Jalur A sepanjang 12 Km, pekerjaan beautifikasi dan estetika jembatan pada Ruas Jalan Tol Padaleunyi, pergantian lampu PJU (lampu SL) menjadi lampu LED, penanganan genangan pada Km 130+600 Jalur A dan B Ruas Padaleunyi, renovasi GT Pasirkoja, GT Kopo, dan GT Moh. Toha, memperkuat lereng Km 91 dan Km 92 pada Ruas Jalan Tol Cipularang, serta meningkatkan layanan dan sarana prasarana lalu lintas lainnya. (@edited by corcomm)