English | Bahasa Indonesia

DAFTAR NEWSLETTER

Penghutanan Jalan Tol di KM 21 Jalan Tol Jakarta-Cikampek Cetak
 

Press Release Nomor: 001/2010 Tanggal 24 Januari 2010

Menghutankan Jalan Tol Jasa Marga 

Program penanaman pohon merupakan bagian dari setiap aktivitas pembangunan dan pengembangan sarana jalan tol yang dikerjakan Jasa Marga secara berkesinambungan. Setiap tahunnya, lebih dari 250 ribu pohon ditanam Jasa Marga di sekitar jalan tol. Istilah yang digunakan bukan penghijauan, tetapi penghutanan, karena Jasa Marga ingin menciptakan suasana rimbun pepohonan di sepanjang jalan tol.

Program ini bertujuan untuk mewujudkan satu kesatuan lingkungan yang harmonis sehingga dapat meningkatkan kualitas visual jalan tol serta kenyamanan bagi pengguna jalan tol. Selain itu agar tetap terjaga keasrian dan kelestarian lingkungan jalan tol.

Dalam melaksanakan penanaman pohon di jalan tol, Jasa Marga telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti: ILUNI (UI), Salman ITB, BUMN se-Jawa Barat, Alumni IPB, Gerakan Pramuka, Sekolah-sekolah di sekitar Jalan Tol, jajaran Kepolisian serta berbagai instansi dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Jenis pohon yang dipilih disesuaikan dengan kondisi lahan dan karakteristik ruas jalan tol dan dapat bertahan hidup di musim kemarau. Jenis pohon yang ditanam di jalan tol tersebut antara lain: pohon trembesi, jatimas, sawo kecik, cemara, mahoni, beringin dan akasia.

Dengan adanya penghutanan ini diharapkan dapat menjaga lahan di sekitar jalan tol agar tetap panoramik, hijau dan berbunga. Selain itu juga dapat meningkatkan kualitas ruang miliki jalan tol (rumija), karena fungsinya sebagai peneduh, peredam polusi dan kebisingan, serta sebagai penanda atau pengarah dan penahan silau. Dari segi lingkungan hidup, penghutanan ini pun dapat menjaga stabilitas lereng timbunan atau galian pada jalan tol.

Program Pelayanan
Program penghutanan jalan tol ini merupakan bentuk kepedulian Jasa Marga terhadap lingkungan, khususnya lingkungan di sekitar jalan tol. Program ini juga merupakan bagian dari upaya memberikan kenyamanan kepada para pengguna jalan tol pada saat melintas di jalan tol.
Program peningkatan pelayanan yang dilakukan Jasa Marga, antara lain:

  1. Upaya memberikan informasi real time kepada masyarakat melalui pemasangan CCTV di seluruh ruas tol yang dikelola Jasa Marga. Saat ini terdapat sekitar 83 CCTV yang tersebar di jalan tol Jasa Marga di seluruh Pulau Jawa dan akan ditingkatkan jumlahnya di tahun 2010.
  2. Informasi mengenai kondisi lalu lintas melalui CCTV juga dapat diakses melalui www.jasamargalive.com dan akses via handphone/mobile melalui m.jasamargalive.com.
  3. Modernisasi di bidang transaksi tol dengan menggunakan E-Toll Card bekerjasama dengan Bank Mandiri. Pengembangan E-Toll Card dilakukan dengan membangun GTO (Gardu Tol Otomatis) di Gerbang Tol Cililitan dan Gerbang Tol Kapuk.
  4. Saat ini sedang akan dilakukan penambahan kapasitas (penambahan lajur) jalan di beberapa ruas tol yang lalu lintasnya sudah sangat padat seperti di Jagorawi, Purbaleunyi, Semarang, dan Jakarta-Cikampek.
  5. Di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek, Ruas Cibitung-Simpang Susun Dawuan sudah ditambah 2 x 3 lajur. Program selanjutnya adalah penambahan Ruas Simpang Susun Dawuan-Cikampek menjadi 2 x 3 lajur di jalur A dan B sepanjang masing-masing 6,5 Km dan Ruas Cibitung-Cikarang Timur menjadi 2 x 4 lajur di jalur A dan B sepanjang masing-masing 13,7 Km.

Relokasi Gerbang Tol Pondok Gede Timur
Jasa Marga perlu mengadakan relokasi Gerbang Tol Pondok Gede Timur ke KM 29+200 dikarenakan adanya antrian sepanjang lebih dari 1 Km terjadi hampir setiap hari karena kapasitas transaksi sudah melampaui batas. Serta pembebanan lalu lintas pada beberapa gerbang tol lainnya di jalan tol Jakarta-Cikampek seperti Cikarang dan Bekasi Barat sudah mendekati tingkat jenuh.

Relokasi Gerbang Tol Pondok Gede Timur ini merupakan salah satu Program Peningkatan Pelayanan yang direncanakan sebelumnya untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol, khususnya di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. Frekuensi berhenti untuk transaksi di gerbang tol berkurang dari 2 kali menjadi 1 kali pada ruas Cawang-Cikarang. Pengguna jalan tol akan merasakan manfaat dari relokasi gerbang tol ini dengan adanya efisiensi biaya dan waktu perjalanan bagi pemakai jalan dengan berkurangnya waktu antrian dan frekuensi berhenti untuk transaksi.

Informasi Lebih Lanjut Hubungi
Ir. Okke Merlina,
Sekretaris Perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Plaza Tol TMII, Jakarta 13550
Telp. 021-8413526
Faks. 021-8401533