​Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan Pada Pengadaan Barang dan Jasa Hapus Praktek KKN

11/19/2020 4:57:36 PM
Berita

​Implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan Pada Pengadaan Barang dan Jasa Hapus Praktek KKN

PT    Jasa     Marga     (Persero)    Tbk mulai mengimplementasikan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) pada Pengadaan Barang dan Jasa. Hal itu diungkap saat sosialisasi Perubahan Kelima Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Nomor 102.1/KPTS/2020 tanggal 12 Oktober 2020 yang diselenggarakan oleh Procurement and Fix Aset Group Jasa Marga, Kamis (12/11).

Implementasi SMAP Pengadaan Barang dan Jasa ini berpedoman pada standar SNI  ISO:  37001  tentang SMAP. Menurut Procurement and Fixed Asset Group Head Jasa Marga Mery Natacha Panjaitan, terdapat ketentuan SMAP dalam Keputusan Direksi nomor 102.1/KPTS/2020, yakni melakukan pembaharuan penilaian risiko Penyuapan baik terhadap Calon Penyedia maupun Penyedia Barang dan Jasa secara berkala, baik yang prosesnya dilakukan oleh pengelola Daftar Rekanan Jasa Marga (DRJM), panitia pemilihan, maupun unit kerja (khusus untuk metode pengadaan langsung dan penetapan langsung).

Salah satu bentuk Implementasi SMAP Pengadaan Barang dan Jasa yang akan dilakukan adalah dengan penyebaran form penilaian assessment risiko penyuapan kepada unit kerja untuk menilai Calon Penyedia/Penyedia Barang dan Jasa, serta penyebaran form deklarasi anti penyuapan secara berkala bersamaan dengan survei kinerja penyedia barang dan jasa.

Kemudian, lanjut Mery, dalam lingkup pelaksanaan kontrak, unit kerja juga diminta untuk memuat klausul penghentian perjanjian terhadap Penyedia Barang dan Jasa yang terbukti melakukan praktek penyuapan pada kontrak yang berlaku antara Perusahaan dan penyedia Barang dan Jasa.

“Penyedia Barang dan Jasa wajib menandatangani pakta integritas yang menyatakan bahwa mereka tidak akan melakukan praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta tindakan penyuapan. Mereka pun wajib melaporkan ke pihak berwajib apabila terjadi indikasi KKN dalam pengadaan barang atau jasa,” ungkap Mery.

Diharapkan implementasi SMAP Pengadaan Barang dan Jasa ini dapat dilakukan secara menyeluruh dan konsisten, sehingga meningkatkan kualitas Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Jasa Marga.